Cara Cerdas Memilih Susu Formula yang Tepat untuk Bayi

Cara Memilih Susu Formula yang Tepat untuk Bayi
Pada kesempatan kali ini kami akan membahas tentang cara memilih susu formula yang tepat untuk bayi anda agar tetap sehat walaupun tanpa asi. Bagi anda yang tidak dapat memberikan asi, jalan satu-satunya adalah membelikannya susu formula. Susu formula untuk bayi pada dasarnya dapat dibedakan menjadi dua, yaitu:
- Susu formula awal (usia 0-6 bulan)
- Susu formula untuk lanjutan (usia 6-12 bulan)

Walaupun susu formula dapat membantu anda namun, asi tetaplah yang terbaik sehingga susu formula yang baik adalah susu yang yang memiliki kandungan nutrisi yang hampir mendekati  atau mirip dengan asi. Kandungan nutrisi susu biasanya terletak di luar kemasan sehingga anda dapat dengan mudah membacanya. Reaksi bayi terhadap susu formula tidaklah sama sehingga anda perlu memperhatikannya. Reaksi ini terjadi karena bahan dasar susu formula memang berbeda dengan asi sehingga reaksi ini dapat muncul. Reaksi yang muncul diantaranya  sering muntah dan kembung, berat badan yang tidak kunjung naik, mudah sakit, kulit menjadi kemerah-merahan, gatal-gatal, sembelit, dan lain-lain.
Bila bayi anda menunjukkan reaksi diatas, segera hentikan pemberian susunya dan bawalah ke dokter  untuk berkonsultasi. Perhatikan juga ada tidaknya reaksi ketika susu formula awal diganti dengan susu formula lanjutan.

Harga susu yang mahal juga bukan merupakan jaminan bahwa susu formula tersebut baik untuk anak anda. Sehingga pilihlah susu yang kandungan nutrisinya lengkap namun, harganya ekonomis. Beberapa bayi memiliki alergi terhadap susu. Biasanya dokter akan menyarankan untuk memilih susu dengan bahan dasar kedelai apabila bayi dinilai sangat peka terhadap kandungan susu sapi. Jadi bunda harus tau cara memilih susu formula yang tepat untuk bayi.

Selain itu, pemberian susu formula juga harus disesuaikan dengan kebutuhan. Bayi berusia 3 atau 4 bulan, mendapat susu sekitar 180 ml yang diberikan setiap 2-3 jam.
Sementara bayi berusia 6 bulan ke atas mendapat susu sebanyak 180-200 ml yang bisa diberikan 2 kali sehari. Disini pemberian dilakukan hanya dua kali karena bayi sudah mendapat makanan setengah padat (bubur susu, nasi tim, dan seterusnya) pada usia ini.

Minum susu sebaiknya dilakukan 2-3 jam sebelum atau sesudah waktu makan makanan utama agar si anak tidak merasa kenyang duluan. Itulah beberapa tips tentang cara memilih susu formula yang tepat untuk bayi, namun bagaimanapun juga kalau ASI tetap adalah yang terbaik untuk bayi. Semoga ulasan kami bermanfaat ! Yang ini bunda juga wajib tau, Baca juga : Mitos Seputar Bayi
loading...

Subscribe to receive free email updates: